Senin, 27 Juli 2015

Batu Empedu

Batu empedu biasanya menyerang wanita yang sudah berumur, khususnya yang menderita diabetes atau yang menjalani diet dengan penurunan berat badan yang cepat. Kebanyakan orang yang memiliki batu empedu tidak menunjukkan gejala tertentu.
Sementara itu, lainnya menunjukkan gejala seperti nyeri, mual, dan sakit kuning. Perawatan medis standar untuk batu empedu simtomatik adalah operasi. Namun, pasien yang tidak ingin menjalani operasi dapat mengonsumsi obat tertentu untuk melarutkan batu empedu. Nah, berikut adalah lima jus yang bisa membantu mengeluarkan batu empedu, seperti dilansir positivemed.com.
1. Apel dan garam Epsom
Minum dua gelas jus apel setiap hari selama dua minggu untuk melunakkan batu empedu. Selanjutnya, larutkan satu sendok makan garam Epsom dalam segelas air. Minum dua atau tiga gelas larutan garam Epsom dalam sehari.
Garam Epsom dapat membuka saluran-saluran empedu untuk mengeluarkan batu empedu yang sudah melunak. Kebanyakan orang akan mengalami diare yang cukup parah setelah menenggak garam Epsom.
2. Jus lemon
Campur setengah cangkir jus lemon dengan setengah cangkir minyak zaitun. Minum ramuan itu dalam sekali tenggak. Anda mungkin akan merasa mual dan mengalami diare setelahnya.
Minyak zaitun dapat memicu pengosongan kandung empedu dan asam sitrat dapat mengurangi kadar kolesterol dalam empedu, yang membantu dalam melarutkan batu empedu.
3. Jus apel
Anda bisa mencampur satu sendok makan cuka sari apel dengan segelas jus apel dan meminumnya setiap pagi. Asam malat yang ditemukan dalam jus apel dapat melunakkan batu empedu, dan cuka sari apel dapat mengurangi kadar kolesterol dalam empedu, yang juga ikut melarutkan batu empedu secara perlahan. Cuka sari apel juga bisa mencegah pembentukan batu empedu.
4. Jus pir
Larutkan satu sendok makan madu dalam setengah gelas air hangat. Kemudian campur dengan jus pir. Pektin yang ditemukan dalam jus pir dikatakan dapat melarutkan batu empedu.
5. Teh peppermint
Peppermint dapat merangsang aliran empedu, dan terpene, senyawa yang ditemukan dalam peppermint, dapat membantu melarutkan batu empedu. Anda hanya perlu merendam daun mint dalam air panas untuk membuat teh peppermint. Minum beberapa kali dalam sehari untuk mengeluarkan batu empedu.
Ini lima jus yang bisa membantu mengeluarkan batu empedu. Semoga tips ini bermanfaat!

Jumat, 10 Juli 2015

CUCI GINJAL CUKUP DENGAN DAUN SELEDRI


Ginjal manusia yang setiap hari
dipakai untuk menyaring racun dan berbagai
kotoran lainnya lama kelamaan akan berkurang
fungsinya dan bahkan bisa mengalami kerusakan.
Untuk itu diperlukan perawatan yang berkala baik
menggunakan metode kedokteran modern atau
dengan cara tradisional misalnya menggunakn
manfaat daun seledri untuk ginjal. Jika anda belum
tau apa saja khasiat daun seledri tersebut, itu
saatnya anda membaca artikel ini sampai habis.
Manfaat daun seledri salah satunya adalah sebagai
pembersih organ ginjal kita, seperti yang kita
ketahui bahwa ginjal bekerja setiap hari tanpa
henti untuk menyaring segala kotoran, racun, dan
zat-zat yang tidak terpakai untuk selanjutnya
dibuang saat kita buang air kecil.
CARANYA:
Cara membersihkan ginjal dengan khasiat daun
seledri juga cukup mudah, siapkan dulu satu ikat
daun seledri segar yang sudah dicuci bersih,
Kemudian potong menjadi bagian kecil-kecil.
Selanjutnya rebus daun selederi yang sudah
dipotong tadi dengan 1 panci berisi air (+/-
2liter). Perebusan membutuhkan waktu 10 menit.
Kemudian saring dan dinginkan. Anda cukup minum
1 gelas ramuan setiap hari dan semua kotoran,
garam & racun yang menumpuk akan keluar melalui
air seni.
Manfaat Lain Daun Seledri Untuk Kesehatan dan
pengobatan tradisional
Selain sebagai pembersih ginjal alami, manfaat
daun seledri juga dapat digunakan sebagai bahan
ramuan tradisional untuk mengatasi gangguan
penyakit seperti: Menurunkan kolesterol,
menyuburkan rambut, mengatasi rematik,
mencegah kanker, mengobati sakit perut dan masih
banyak lagi.
Daun seledri juga dapat dimanfaatkan untuk
Kecantikan, misalnya saja sebagai pembersih
minyak berlebih diwajah. Caranya 3 batang seledri
dicuci dan diiris tipis tipis, kemudian diseduh dalam
gelas dan ditutup. Gunakan air hasil menyeduh
daun seledri saat akan tidur malam dengan cara
oleskan sari seledri ke wajah. Setelah kering, bilas
wajah samapai bersih menggunakan air yang
ditambah perasan jeruk nipis.

Sumber : https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=487809411363132&id=191118197698923

Senin, 08 Juni 2015

Batasi Konsumsi Makanan dan Minuman ini Selama Berpuasa

REPUBLIKA.CO.ID, Puasa mengajarkan manusia untuk bersabar sekaligus menahan diri. Karena itu ketika puasa umat Muslim tidak dianjurkan berpesta dengan makanan, melainkan membatasi diri dan memilih makanan serta minuman yang baik untuk tubuh.

Sejumlah bahan makanan dan minuman perlu dibatasi konsumsinya selama berpuasa.  Selain mengganggu pencernaan, bahan makan dan minuman di bawah ini mampu menghambat penyerapan zat-zat penting oleh tubuh.

Pisang
Pisang merupakan sumber potasium, magnesium dan karbohidrat yang baik bagi tubuh. Namun, pisang dapat menyebabkan sembelit. Jika tetap ingin mengkonsumsi pisang saat berpuasa, disarankan mengimbanginya dengan asupan serat yang cukup.

Karbohidrat olahan
Dikutip dari BBC, hanya perlu waktu tiga sampai empat jam untuk mencerna sumber karbohidrat olahan dan makanan cepat saji. Dengan begitu, tubuh menjadi cepat lapar.  Kedua makanan ini banyak mengandung gula dan tepung putih.

Gorengan dan makanan pedas
Gorengan dan makanan pedas memang menyenangkan untuk dikonsumsi. Namun konsumsi yang terlalu banyak, terlebih selama berpuasa dapat menimbulkan masalah pencernaan, seperti asam lambung, mulas dan begah.

Jika terlanjur terlalu banyak mengkonsumsi makanan di atas, sebaiknya segera diimbangi dengan mengkonsumsi makanan kaya serat. Roti gandum, sayuran, kacang-kacangan dan buah-buahan dapat membantu mengurangi masalah pencernaan.

Minuman berkafein
Kopi dan teh sebaiknya dihindari saat sahur.  Terlalu banyak mengkonsumsi kedua minuman di atas dapat menghilangkan garam mineral yang banyak dibutuhkan tubuh pada siang hari.

Rabu, 03 Juni 2015

Rabu, 08 April 2015

Efek samping Minuman Energy

·         Minuman energi mengandung bermacam-macam zat perangsang, yang ketika dicampur bisa berbahaya bagi tubuh.
·         Terlalu banyak mengonsumsi kafein, yang perupakan kandungan utama dalam minuman energi dapat menimbulkan dehidrasi
·         Ada beberapa catatan kematian seseorang setelah minum minuman energi secara berlebihan.
·         Pada sebagian kasus, mengkonsumsi minuman energi secara rutin dan terus menerus selama minimal 3 tahun dapat menyebabkan penyakit gagal ginjal kronis. Alfiah Kurnia, mahasiswi Jurusan Pendidikan Biologi, FKIP, UMS Solo pada tahun 2002 meneliti minuman suplemen merk A sebagai sampel studi kasus pada tikus putih. Di lapangan (rumah sakit hemodialisa atau tempat cuci darah rutin) ditemukan fakta menarik terhadap himbauan perawat atau suster Rumah Sakit PGI Cikini seperti berikut: kalo kata mama saya, minuman energi itu bikin ginjal kerja keras ntar bisa gagal ginjal kata mama kalo sering2 minum gituan
Bukan hanya konsumsi terhadap minuman energi saja, akan tetapi juga terhadap es teh seperti dikutip dari detik health dr Parlindungan Siregar, SpPD-KGH dari bagian Ginjal dan Hipertensi, Departemen Penyakit Dalam FKUI-RSCM. Sama halnya dengan es teh, konsumsi kopi yang berlebihan dan rutin dapat menyebabkan masalah pada sistem ginjal.
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Minuman_energi

Minggu, 22 Februari 2015

Gula Pasir, Gula Batu dan Gula Merah

Gula Pasir: 

 Gula pasir paling sering digunakan dalam makanan dan minuman sehari-hari. Kopi, teh, minuman ringan atau jus umumnya menggunakan gula pasir. Tetapi ternyata gula pasir mempunyai dampak yang kurang baik bagi kesehatan pankreas dan tubuh. Gula pasir merupakan karbohidrat sederhana yang sulit dicerna dan diubah menjadi energi. Untuk mengubah gula pasir menjadi gula darah, tubuh hanya perlu 3 menit. Tetapi untuk mengubah gula darah menjadi energi yang dapat disimpan dalam otot, pankreas memerlukan waktu kira-kira 140 menit. Dengan demikian, mengolah gula pasir menjadi energi merupakan pekerjaan yang sangat melelahkan bagi pankreas. Pankreas yang normal hanya mampu mengubah 1/2 sendok makan gula pasir menjadi energi setiap hari. Berat 1/2 sendok makan gula pasir kira-kira 5 gram. Bila mengkonsumsi lebih dari 1/2 sendok gula, maka sisanya akan menjadi gula darah dan lemak tubuh. Akibatnya adalah orang menjadi bertambah gemuk, dan lama-kelamaan akan menderita diabetes. Dengan demikian, gula pasir merupakan makanan yang tidak sehat.

  Gula Batu: 

 Bagi pankreas dan tubuh, gula batu mempunyai efek yang berbeda dengan gula pasir. Untuk mengkonversi gula batu menjadi gula darah, membutuhkan waktu 3 menit. Untuk mengubah gula darah menjadi energi, juga dibutuhkan waktu 3 menit. Pankreas hampir tidak merasa lelah mengkonversi gula batu menjadi energi. Ini berarti gula batu masih merupakan karbohidrat kompleks yang sehat. Dengan demikian, gula batu merupakan makanan yang jauh lebih sehat dari gula pasir. Pankreas yang normal mampu mengkonversi 6 sendok makan gula batu menjadi energi setiap hari atau kira-kira 60 gram.

  Gula Merah: 

 Gula merah juga mempunyai efek yang berbeda dengan gula pasir. Untuk mengkonversi gula merah menjadi gula darah di dalam tubuh, dibutuhkan waktu 3 menit. Untuk mengubah gula darah menjadi energi, juga dibutuhkan waktu 3 menit juga. Gula merah masih merupakan karbohidrat kompleks yang sehat. Dengan demikian, gula merah termasuk dalam makanan sehat. Pankreas mampu mengkonversi 9 sendok makan gula merah menjadi energi setiap hari atau kira-kira 90 gram.

 Dari sumber-sumber di Internet